Website Resmi IDENTIK | Ikatan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan

Tujuan dan Ciri Pembelajaran Tematik Terpadu


Tujuan Pembelajaran  Tematik Terpadu

  • Mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu.
  • Mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi mata pelajaran dalam tema yang sama.
  • Memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan.
  • Mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai mata pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik.

  • Lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti: bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain.
  • Lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas
  • Guru  dapat menghemat waktu, karena mata pelajaran yang disajikan secara terpadu dapat dipersiapkan sekaligus dan diberikan dalam 2 atau 3 pertemuan bahkan lebih dan atau pengayaan.
  • Budi pekerti dan moral peserta didik dapat ditumbuh kembangkan dengan mengangkat sejumlah nilai budi pekerti sesuai dengan situasi dan kondisi.

Ciri-Ciri Pembelajaran Tematik Terpadu

  • Berpusat pada anak
  • Memberikan pengalaman langsung
  • Pemisahan antar mata pelajaran tidak nampak
  • Menyajikan konsep dari beberapa mata pelajaran dalam satu PBM
  • Bersifat luwes
  • Hasil pembelajaran dapat berkembang sesuai dg minat dan kebutuhan anak
  • Kekuatan dan Keuntungan Tematik Terpadu dalam Pembelajaran
  • Memberikan pengalaman dan kegiatan belajar mengajar yang relevan dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan anak.
  • Menyenangkan karena bertolak dari minat dan kebutuhan anak.
  • Hasil belajar dapat bertahan lama karena lebih berkesan dan bermakna
  • mengembangkan keterampilan berpikir anak sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.
  • Menumbuhkan keterampilan sosial dalam bekerja sama.
  • Memiliki sikap toleransi, komunikasi dan tanggap terhadap gagasan orang lain, dalam arti respek terhadap gagasan orang lain.
  • Menyajikan kegiatan yang bersifat pragmatis sesuai dengan permasalahan yang sering ditemui dalam lingkungan anak.

Sumber: Materi Diklat Kurikul 2013, Kemdibud

Ada pertanyaan atau komentar?

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: