Website Resmi IDENTIK | Ikatan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan

Program Pengayaan


Pengertian Program Pengayaan

Dalam kurikulum dirumuskan secara jelas kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan alokasi waktu yang sudah ditentukan. Penguasaan KI dan KD setiap peserta didik diukur dengan menggunakan sistem penilaian acuan kriteria (PAK). Jika seorang peserta didik mencapai standar tertentu maka peserta didik tersebut dipandang telah mencapai ketuntasan. Oleh karena itu program pengayaan dapat diartikan:memberikan tambahan/perluasan pengalaman atau kegiatan peserta didik yang teridentifikasi melampaui ketuntasan belajar yang ditentukan oleh kurikulum.
Dalam program pengayaan, media belajar harus betul-betul disiapkan guru agar dapat memfasilitasi peserta didik untuk memperkaya pengetahuan, melatih keterampilan dan membentuk sikap yang baik.
Kegiatan pengayaan dilaksanakan dengan tujuan memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperdalam penguasaan materi pelajaran yang berkaitan dengan materi pelajaran yang sudah dipelajari dan yang akan dipelajarii sehingga tercapai tingkat perkembangan yang optimal sesuai dengan kemampuannya.
Apa saja yang dapat dilakukan dalam program pengayaan?
Guru melakukan program pengayaan sesuai dengan bahan kajian, muatan pelajaran yang sedang dipelajari, seperti membaca materi diikuti dengan menulis laporan, melakukan percobaan dan menjadi tutor sebaya bagi teman yang memerlukan pembelajaran remedial.
Guru mengembangkan latihan praktis dari materi yang sedang dibahas, membuat hasil karya, melakukan suatu proyek, membahas masalah, atau mengerjakan permainan yang harus diselesaikan siswa. Apapun kegiatan yang dipilih guru, hendaknya kegiatan pengayaan tersebut menyenangkan dan mengembangkan kemampuan kognitif tinggi sehingga mendorong siswa untuk mengerjakan tugas yang diberikan.
Mengapa diperlukan program pengayaan?
Kurikulum 2013 Sekolah Dasar menganut sistem pembelajaran berbasis aktivitas atau kegiatan, sistem pembelajaran tuntas serta memperhatikan dan melayani perbedaan individual peserta didik.
Dengan memperhatikan prinsip perbedaan individu (kemampuan awal, kecerdasan, kepribadian, bakat, potensi, minat, motivasi belajar, gaya belajar) tersebut, maka program pengayaan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan/hak anak. 
Dalam program pengayaan, guru memfasilitasi peserta didikuntuk memperkaya wawasan dan keterampilannyaserta mampu mengaplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
Kapan dilakukan program pengayaan?
Program pengayaan dilakukan ketika peserta didik teridentifikasi telah melampaui ketuntasan belajar yang ditentukan oleh kurikulum. Guru perlu mengantisipasi dengan menyiapkan program-program atau aktivitas yang sesuai KD untuk memfasilitasi peserta didik. Program pengayaan dapat dilakukan bersamaan dengan kegiatan pembelajaran atau dilakukan di luar jam pelajaran.
Bagaimana program pengayaan dilakukan?
Program pengayaan diberikan kepada peserta didik yang telah melampaui ketuntasan belajar dengan memerlukan waktu lebih sedikit dari pada teman-teman lainnya.
Waktu yang masih tersedia dapat dimanfaatkan peserta didik untuk memperdalam/memperluas atau mengembangkan bahan kajian,muatan pelajaran, mempraktekan bahan kajian, muatan pelajaran yang dipelajari.
Guru dapat memfasilitasi peserta didik dengan memberikan berbagai sumber belajar, antara lain: perpustakaan, majalah atau koran, internet, bahan praktek, demonstrasi dll.
Jenis-jenis Program Pengayaan
a) Kegiatan eksploratori yang masih terkait dengan KD yang sedang dilaksanakan yang dirancang untuk disajikan kepada peserta didik. Sajian yang dimaksud contohnya: bisa berupa peristiwa sejarah, buku, narasumber, penemuan, uji coba, yang secara regular tidak tercakup dalam kurikulum.
b) Keterampilan proses yang diperlukan oleh peserta didik agar berhasil dalam melakukan pendalaman dan investigasi terhadap topik yang diminati dalam bentuk pembelajaran mandiri.
c) Pemecahan masalah yang diberikan kepada peserta didik yang memiliki kemampuan belajar lebih tinggi berupa pemecahan masalah nyata dengan menggunakan pembelajaranpemecahan masalah, penemuan, proyek dan penelitian ilmiah. 
Pemecahan masalah ditandai dengan: 
  • Identifikasi bidang permasalahan yang akan dikerjakan; 
  • Penentuan fokus masalah/problem yang akan dipecahkan; 
  • Penggunaan berbagai sumber; 
  • Pengumpulan data menggunakan teknik yang relevan; 
  • Analisis data;
  • Penyimpulan hasil investigasi. 
Siapa yang terlibat dalam program pengayaan?
Pihak utama yang berperan dalam perencanaan dan pelaksanaan program pengayaan adalah guru kelas, mengingat guru kelas adalah orang yang memahami betul kelebihan yang dimiliki peserta didiknya. Dalam praktiknya, jika diperlukan, guru dapat melakukan kerjasama dengan narasumber dalam melaksanakan program pengayaan.
Prinsip-prinsip Program Pengayaan
Prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan dalam mengonsep program pengayaan menurut Khatena (1992):
a) Inovasi
Guru perlu menyesuaikan program yang diterapkannya dengan kekhasan peserta didik, karakteristik kelas serta lingkungan hidup dan budaya peserta didik.
b) Kegiatan yang memperkaya
Dalam menyusun materi dan mendisain pembelajaran pengayaan, kembangkan dengan kegiatan yang menyenangkan, membangkitkan minat, merangsang pertanyaan, dan sumber-sumber yang bervariasi dan memperkaya.
c) Merencanakan metodologi yang luas dan metode yang lebih bervariasi. 
Misalnya dengan memberikan project, pengembangan minat dan aktivitas-akitivitas menggugah (playful). Menerapkan informasi terbaru, hasil-hasil penelitian atau kemajuan program-program pendidikan terkini.
Sumber: Materi Diklat Kurikulum 2013, Kemdikbud.

Ada pertanyaan atau komentar?

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: